HTML

Jumat, 10 November 2023

Kepalsuan Mengepung Indonesia, Harga Diri Tergadaikan Tanpa Rasa Malu Demi Raih Kekuasaan


TAJUK WARTABERITA NASIONAL, - Rasa malu itu adalah batas terakhir dari harga diri. Karena itu orang jadi berani untuk bertarung -- meski tahu pasti akan kalah --  tetap menjadi pilihan yang tiada ragu sedikit pun.

Karena itu ketika urat malu seseorang telah putus, maka akan pupus pula segenap harga dirinya. Di dalam keyakinan warga masyarakat Nusantara, ada istilah siri. Ada juga fi'il pesengiri yang tak bisa ada tawar-menawar. Meski resikonya harus mati. Dalam tradisi masyarakat Melayu, lebih baik mati berdiri dari pada hidup bertekuk lutut.

Sikap rawe-rawe ratas itu pun sama  saja dengan pertaruhan habis-habisan, dari pada mundur sejengkal dari prinsip yang diyakini sebagai harga diri itu. Maka itu, agak aneh jika sekonyong-konyong ada manusia Nusantara ini yang  sudah tak lagi memiliki urat malu, sehingga apapun dilakukan tanpa lagi hirau pada etika, moral dan akhlak sebagai nilai kemanusiaan yang paling tinggi untuk dijunjung di atas mahkota yang dianggap paling terhormat itu. Sebab semegah apapun mahkota yang ada diatas kepala itu, tiada lagi ada artinya sama sekali. Oleh sebab itu, jabatan dan pangkat setinggi apapun, tak akan punya arti apa-apa ketika harga diri sudah jatuh dalam pandangan banyak orang.

Okeh karena itu, pangkat dan jabatan sekalipun harus diperoleh dengan cara yang terhormat. Tiada artinya bila dimiliki  dengan cara yang culas seperti menghalalkan segala cara. Dan semua orang akan paham bagaimana keabsahan dari pangkat dan jabatan yang didapatkan dengan tipu daya yang licik dan tidak elegan.

Jadi yang menggeragas untuk mendapatkan pangkat atau jabatan yang tidak wajar itu, sama saja dengan menempelkan sejumlah gelar yang tidak ada  bobot apapun yang tidak  terbukti memiliki keampuhan apapun, kecuali hanya sekedar untuk gagah-gagagan belaka. Sama seperti ungkapan dari pepatah lama bahwa air beriak itu tanda tak dalam, agaknya bisa dipahami juga dalam makna yang nyaris sama.

Tetapi pada era serba palsu sekarang ini -- mulai dari gigi palsu, ijazah palsu, beras palsu,  hidung palsu, uang palsu -- sesungguhnya menunjukkan bahwa fenomena dari aksesoris itu sebagai bagian dari upaya untuk menipu diri sendiri agar bisa tampil lebih mengesankan dalam upaya untuk menipu orang lain pula. Karena itu pernah ada masanya gairah untuk tampil lebih wah, meski semua yang digunakan itu adalah palsu, bukan milik diri sendiri, tetapi punya orang lain. Sebab persewaan atau foto-copyan untuk beragam keperluan agar bisa terkesan tampil gagah dan wah, bisa dengan mudah untuk menggunakan  milik orang lain. Atau, bisa juga dengan cara menyewa, seperti teman untuk mendampingi ke acara pesta.



Begitulah yang tengah menggejala sekarang ini. Dalam hidup dan penghidupan kita hari ini serba ada di tengah kepalsuan-kepalsuan yabg semua. Atau semacam asesoris imitasi sekedar untuk menghias diri. Dalam proses  pelaksanaan Pemilu 2024 pun, prakteknya tercermin mulai dari janji-janji palsu,  keberadaan masa pendukung palsu yang dibayar karena para calon kontestasinya pun lumayan dominan mengusung lebih banyak kepalsuan.


Banten, 10 0ktober 2023

       Jacob Ereste 
(Aktivis Pemantau Kinerja Penyelenggara Negara)

Sabtu, 14 Oktober 2023

SMAN 21 Jakarta Gelar Temu Kangen Guna Persiapan Reuni Khusus Kelas IPS 3 di Saung Menteng Harapan, Bekasi Kota


KOTA BEKASI, WBN - Alumnus SMAN 21, IPS/3 adakan temu kangen sekaligus melakukan konsolidasi persiapan reuni yang segera akan di laksanakan bersama. Mengingat telah puluhan tahun tidak mengadakan reuni serta guna mempererat tali silaturahmi dan komunikasi serta hubungan sesama teman satu kelas, dengan mengambil lokasi di Saung Menteng Harapan, Bekasi Kota, (14/10/2023).
 
Acara yang di hadiri oleh 9 (Sembilan) orang yang dianggap sebagai perwakilan kelas IPS/3 diantaranya : Bambang Wahyudi, Rinaldi Agusta, Teguh Suroso, Irwan Awaluddin, Miftahussalam, Slamet Santoso, Rina Dahlia, Awaluddin dan Eris Permana tersebut berlangsung hangat dan cukup meriah diwarnai dengan berkaraoke bersama.
 
Dalam penyampaiannya Teguh Suroso selaku Promotor sekaligus Koordinator dalam pertemuan tersebut mengatakan bahwa, pertemuan tersebut diadakan sebagai ajang temu kangen sesama teman IPS/3, SMAN 21 Kayu Putih, Jakarta Timur.
 
"Pertemuan ini diadakan sebagai temu kangen sesama satu kelas IPS/3 yang sudah lama tidak bertemu, selain itu juga guna mempererat komunikasi, hubungan dan tali silaturahmi sesama teman sekolah," ungkap Teguh Suroso selaku Promotor dan Kordinator acara.
Ia juga mengatakan bahwa kegiatan tersebut akan di tindak lanjuti dengan akan diadakannya reuni resmi IPS/3dalam waktu dekat.
 
"Hasil pertemuan ini akan di lanjutkan dengan mengadakan reuni kelas IPS/3 secara menyeluruh, sebenarnya ini bukan yang pertama kali namun jeda waktu yang lama sejak pertemuan reuni seluruh SMAN 21 angkatan 85/86 di gelar beberapa tahun silam dan sekarang ingin di laksanakan hanya untuk IPS/3," imbuhnya.
 
Sementara salah satu anggota yang hadir, Awaludin menuturkan tentang pentingnya bersilaturahmi dan berkomunikasi sesama teman sekolah. Hal tersebut diutarakannya berdasarkan apa yang telah di alaminya tentang arti menjaga hubungan sesama teman sekolah.
 
"Saya baru pertama kali bergabung di acara ini dan saya merasakan langsung dari kepedulian teman-teman sekolah disaat saya mengalami musibah dengan meninggalnya istri saya dan teman-teman sekolah datang selain berbelasungkawa namun juga memberikan tali asih kepada saya, walaupun nilainya tidak seberapa namun saya merasa tersentuh...oh ternyata teman-teman saya pada perduli dengan saya," tutur Awaludin.
 
"Nah..dari situlah saya merasakan pentingnya bersilaturahmi dan berkomunikasi dengan sesama teman sekolah SMAN 21 IPS/3," sambungnya.
 
"Kalau teguh menyarankan agar para donatur yang memberikan sumbangan agar di buat inisial saja, karena takut serta menjaga teman-teman yang tidak berkontribusi agar tidak merasa minder, tapi itu tergantung kesepakatan semuanya," beber Awaludin.



 
Sementara Bambang Wahyudi selaku Ketua Paguyuban IPS/3 menekankan akan pentingnya kebersamaan di dalam memelihara hubungan dan silaturahmi antar sesama teman sekolah yang telah lama tidak bertemu agar di bina kembali.
 
"Penting diadakannya acara tamu kangen atau reuni terus di kembangkan, mengingat usia kita sudah tidak muda lagi dan sudah ada yang mau pensiun agar tetap berkomunikasi, silaturahmi dan berkontribusi didalam paguyuban ini...yang penting pada guyub," kata Bambang.
 
Ia juga menghimbau kepada para teman lainnya agar dapat menghadiri setiap acara pertemuan atau reuni yang di adakan IPS/3 dan jangan adanya merasa terpojokan dikarenakan tidak adanya keuangan yang menyebabkan tidak hadirnya dalam kegiatan reuni IPS/3 tersebut.
 
"Saya berharap kepada teman-teman untuk dapat hadir pada acara reuni IPS/3 dan jangan minder atau merasa malu di karenakan tidak memiliki uang untuk ikut acara reuni, yang penting hadir, kita juga faham dengan kondisi yang terkadang di dalam kehidupan tidak selalu sama, mungkin saat diadakan reuni teman kita dalam kondisi yang kurang menguntungkan sehingga tidak dapat hadir dikarenakan tidak memiliki uang...jadi yang penting dapat hadir," terangnya.
 
Dirinya juga menekankan akan pentingnya penguatan uang kas organisasi guna dapat menanggulangi berbagai acara maupun kegiatan yang diadakan IPS/3 dengan mengedepankan transparansi.
 
"Perkuat uang kas, hal itu untuk menanggulangi acara maupun berbagai kegiatan seperti membantu teman-teman yang sedang mengalami musibah, dan itu harus transparan dengan menuliskan nama-nama donaturnya,"tandas Bambang Wahyudi.
 
Acara berjalan cukup meriah kendati hanya di hadiri 9 (Sembilan) perwakilan kelas, namun suasana hangat menyelimuti temu kangen tersebut, acara kegiatan ditutup dengan berswa photo bersama.

(Joggie) WBN 



Senin, 18 September 2023

Musyawarah Nasional Alim Ulama Dan Konferensi Besar NU 1445 H/2023 M Resmi Dibuka Presiden Joko Widodo di Jakarta

JAKARTA, WBN - Presiden Joko Widodo membuka secara resmi Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (NU) 1445 H/2023 M yang digelar di Pondok Pesantren Al-Hamid, Jakarta, pada Senin, 18 September 2023. Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mendukung apa yang tengah dilakukan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk meningkatkan kekuatan besar nahdliyin dengan digitalisasi sebagai pintu masuknya.

"Saya setuju dan mendukung apa yang sedang dan akan dilakukan oleh PBNU. Digitalisasi bisa masuk sebagai pintu masuknya untuk mengonsolidasikan kekuatan NU, baik yang ada di dalam negeri maupun yang berada di luar negeri," ujar Presiden Jokowi.

Menurut Presiden, NU memiliki kekuatan yang luar biasa dari sisi anggotanya yang sangat banyak dan tersebar di seluruh tanah air hingga di berbagai negara. Kekuatan besar tersebut perlu dikonsolidasi, diorganisasi, dan ditingkatkan kualitasnya dalam berbagai bidang, baik bidang sosial, agama, kemanusiaan, hingga bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, profesional, dan kewirausahaan.

Lebih lanjut, Presiden Jokowi juga menyebut bahwa pemerintah menyambut baik inisiatif PBNU membentuk GKMNU (Gerakan Keluarga Maslahat Nahdlatul Ulama). Inisiatif tersebut dinilai sangat penting untuk meningkatkan kualitas keluarga Indonesia, terutama untuk para nahdliyin di level akar rumput.

Di sisi lain, banyak sekali juga nahdliyin muda yang sedang kuliah di luar negeri dan menimba berbagai ilmu pengetahuan baru seperti belajar tentang kecerdasan buatan, tanpa kehilangan jati dirinya sebagai muslim dan nahdliyin. Presiden Jokowi menyebut hal itu sebagai kekuatan besar NU untuk menyongsong masa depan sekaligus bagian dari solusi untuk meningkatkan kesejahteraan umat.

"Hal ini merupakan kekuatan besar NU untuk menyongsong masa depan. Mereka-mereka ini harus dihubungkan dengan umat di akar rumput, mereka harus menjadi bagian solusi bagi nahdliyin di akar rumput dan menyejahterakan umat," ungkapnya.

Menurut Presiden Jokowi, selain membantu memperbaiki cara kerja organisasi, digitalisasi juga akan menghubungkan para nahdliyin di seluruh dunia untuk saling berbagi komitmen, saling bekerja sama, bersama meningkatkan kualitas diri, bersama-sama mencari solusi untuk NKRI dan kesejahteraan umat.



Di samping itu, Pemerintah juga mendukung peningkatan kualitas pendidikan di NU, salah satu contohnya yaitu Universitas NU (UNU) di Yogyakarta milik PBNU yang gedungnya telah selesai dibangun. Berikutnya, UNU juga tengah difasilitasi untuk bekerja sama dengan Persatuan Emirat Arab melalui pendirian MBZ School of Future Studies. 

"Saya minta agar UNU Yogya ini bisa menjadi lokomotif yang menarik banyak lembaga pendidikan tinggi NU untuk belajar ilmu pengetahuan dan teknologi, untuk bersaing menjadi tenaga profesional, untuk bersaing menjadi entrepreneur, menjadi wirausaha, dan tetap berakar kuat kepada ke-NU-annya," ungkapnya.

Di penghujung sambutannya, Presiden Jokowi menyebut bahwa tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia masih sangat banyak dan berat. Namun, Presiden meyakini bahwa bangsa Indonesia akan dapat memenangi masa depan dengan terus didampingi oleh para ulama. 

"Dengan terus didampingi para ulama, didampingi para kiai, insyaallah bangsa Indonesia bisa memenangi masa depan, bisa mewujudkan Indonesia Emas, dan bisa menjadi negeri yang baldatun thoyyibatun warabbun ghafur," tandasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut adalah istri Presiden ke-4 RI Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, Ketua DPR Puan Maharani, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri PAN RB Abdullah Azwar Anas, Menteri BUMN Erick Thohir, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono.

(Irf/Un/Tgh,Iksn) WBN 


Sumber : BPMI


Selasa, 22 Agustus 2023

Penampilan Penyanyi Putri Ariani Membakar Semangat Kemeriahan HUT RI ke 78 di Halaman Istana Merdeka, Jakarta

JAKARTA, WBN - Penampilan spesial dari penyanyi Putri Ariani sukses membuat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 17 Agustus 2023 makin meriah. Masyarakat dan undangan dibuat bergoyang saat dirinya tampil membawakan lagu "Rungkad".

Masyarakat langsung tumpah-ruah ke area upacara begitu Putri Ariani menyanyikan penggalan lirik lagu ciptaan Vicky Tri Prasetyo tersebut. Putri bernyanyi sambil memainkan piano, dengan turut diiringi orkestra dari Gita Bahana Nusantara.

"Rungkad entek-entekan.. Kelangan kowe sing paling tersayang," ujar penyanyi yang mendapatkan Golden Buzzer pada ajang America's Got Talent tersebut.

Tak hanya para undangan, para pasukan TNI-Polri yang berbaris di tengah lapangan juga turut menari mengikuti irama musik. Jika pada peringatan tahun-tahun sebelumnya para pasukan hanya berbaris, kali ini mereka tampak kompak melakukan gerakan tarian dengan koreografi yang serempak.

Peringatan HUT Ke-78 RI juga dimeriahkan dengan penampilan atraksi udara dari TNI AU. Uniknya, selain diisi manuver pesawat-pesawat tempur, ada juga aerobatik dari pesawat Jupiter dan helikopter Pegasus.



Saat diputarkan lagu "Gemu Fa Mi Re", helikopter Pegasus tersebut tampak turut "bergoyang" memutar ke kiri dan kanan, mengikuti irama dan lirik lagu.

Penampilan spesial kemudian diisi dengan penampilan dari grup musik asal Papua, MAC, yang membawakan lagu "Cuma Saya". Setelahnya, giliran grup musik Shine of Black tampil membawakan lagu ‘’Jangan Ganggu’’.

(Red) WBN 

Kamis, 17 Agustus 2023

Cerita Singkat Sang Saka Merah Putih Dan Lagu Kabangsaan Negara Kesatuan Republik Indonesia, "Indonesia Raya"


JAKARTA, WBN - Bendera Negara Indonesia (disingkat bendera negara) atau biasa juga disebut Sang Merah Putih, Sang Saka Merah Putih, Merah Putih, atau kadang Sang Dwiwarna (dua warna) adalah bendera negara Indonesia. Bendera negara berbentuk empat persegi panjang dengan ukuran lebar 2/3 (dua-pertiga) dari panjang dengan bagian atas berwarna merah dan bagian bawah berwarna putih yang kedua bagiannya berukuran sama. Bendera ini merangkum nilai-nilai kepahlawanan, patriotisme, dan nasionalisme dari rakyat Indonesia. (17/08/2023).

Sejarah, Warna merah-putih bendera negara diambil dari warna panji atau pataka Kerajaan Majapahit yang berpusat di Jawa Timur pada abad ke-13. Akan tetapi ada pendapat bahwa pemuliaan terhadap warna merah dan putih dapat ditelusuri akar asal-mulanya dari mitologi bangsa Austronesia mengenai Bunda Bumi dan Bapak Langit; keduanya dilambangkan dengan warna merah (tanah) dan putih (langit).

Karena hal inilah maka warna merah dan putih kerap muncul dalam lambang-lambang negara berbangsa Austronesia seperti Tahiti, Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, sampai Madagaskar. Merah dan putih kemudian digunakan untuk melambangkan dualisme alam yang saling berpasangan. Catatan paling awal yang menyebut penggunaan bendera merah putih dapat ditemukan dalam Pararaton; menurut sumber ini disebutkan balatentara Jayakatwang dari Gelang-gelang mengibarkan panji berwarna merah dan putih saat menyerang Singhasari. 

Hal ini berarti sebelum masa Majapahit pun warna merah dan putih telah digunakan sebagai panji kerajaan, mungkin sejak masa Kerajaan Kediri. Pembuatan panji merah putih pun sudah dimungkinkan dalam teknik pewarnaan tekstil di Indonesia purba. Warna putih adalah warna alami kapuk atau kapas katun yang ditenun menjadi selembar kain, sementara zat pewarna merah alami diperoleh dari daun pohon jati, bunga belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi), atau dari kulit buah manggis.

Sebenarnya tidak hanya kerajaan Majapahit saja yang memakai bendera merah putih sebagai lambang kebesaran. Sebelum Majapahit, kerajaan Kediri telah memakai panji-panji merah putih. Selain itu, bendera perang Sisingamangaraja IX dari tanah Batak pun memakai warna merah putih sebagai warna benderanya, bergambar pedang kembar warna putih dengan dasar merah menyala dan putih. Warna merah dan putih ini adalah bendera perang Sisingamangaraja XII. Dua pedang kembar melambangkan piso gaja dompak, pusaka raja-raja Sisingamangaraja I–XII.

Menurut seorang Guru Besar sejarah dari Universitas Padjajaran Bandung, Mansyur Suryanegara semua pejuang Muslim di Nusantara menggunakan panji-panji merah dan putih dalam melakukan perlawanan, karena berdasarkan hadits Nabi Muhammad. 

Ketika terjadi perang di Aceh, pejuang-pejuang Aceh telah menggunakan bendera perang berupa umbul-umbul dengan warna merah dan putih, di bagian belakang diaplikasikan gambar pedang, bulan sabit, matahari, dan bintang serta beberapa ayat suci Al Quran. Selain itu, ada pula yang mengatakan bahwa warna merah dan putih berasal dari bendera rasulullah yang berwarna merah dan putih. Namun, hal ini terbantahkan oleh al-Mubarakfuri, penulis Sirah Nabawiyyah, yang menyatakan bahwa bendera rasulullah berwarna putih.

Di zaman kerajaan Bugis Bone, Sulawesi Selatan sebelum Arung Palakka, bendera Merah Putih, adalah simbol kekuasaan dan kebesaran kerajaan Bone. Bendera Bone itu dikenal dengan nama Woromporang. Panji kerajaan Badung yang berpusat di Puri Pamecutan juga mengandung warna merah dan putih, panji mereka berwarna merah, putih, dan hitam yang mungkin juga berasal dari warna Majapahit.

Pada waktu perang Jawa (1825–1830 M) Pangeran Diponegoro memakai panji-panji berwarna merah putih dalam perjuangannya melawan Belanda. Kemudian, warna-warna yang dihidupkan kembali oleh para mahasiswa dan kemudian nasionalis di awal abad 20 sebagai ekspresi nasionalisme terhadap Belanda. Bendera merah putih digunakan untuk pertama kalinya di Jawa pada tahun 1928. Di bawah pemerintahan kolonialisme, bendera itu dilarang digunakan. Bendera ini resmi dijadikan sebagai bendera nasional Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945, ketika kemerdekaan diumumkan dan resmi digunakan sejak saat itu pula.

Rancangan, Bendera Indonesia memiliki makna filosofis. Merah berarti keberanian, sedangkan putih berarti kesucian. Selain itu, warna merah pun dikatakan melambangkan tubuh manusia, sedangkan putih melambangkan jiwa manusia. Kedua warna tersebut dianggap saling melengkapi dan menyempurnakan Indonesia. Menurut Soekarno, kedua warna tersebut berasal dari penciptaan manusia, yaitu merah yang merupakan darah wanita dan putih yang merupakan warna sperma. 

Di samping itu, menurutnya pun tanah Nusantara berwarna merah, sementara getah tumbuhan berwarna putih dan orang Jawa sudah menyajikan bubur merah putih selama ratusan tahun. Ditinjau dari segi sejarah, sejak dahulu kala kedua warna merah dan putih mengandung makna yang suci. Warna merah mirip dengan warna gula jawa (gula aren) dan warna putih mirip dengan warna nasi. 

Kedua bahan ini adalah bahan utama dalam masakan Indonesia, terutama di pulau Jawa. Ketika Kerajaan Majapahit berjaya di Nusantara, warna panji-panji yang digunakan adalah merah dan putih (umbul-umbul abang putih). Sejak dulu warna merah dan putih ini oleh orang Jawa digunakan untuk upacara selamatan kandungan bayi sesudah berusia empat bulan di dalam rahim berupa bubur yang diberi pewarna merah sebagian. 

Orang Jawa percaya bahwa kehamilan dimulai sejak bersatunya unsur merah sebagai lambang ibu, yaitu darah yang tumpah ketika sang jabang bayi lahir, dan unsur putih sebagai lambang ayah, yang ditanam di gua garba.

Peraturan Tentang Bendera Merah Putih, Bendera negara diatur menurut UUD '45 pasal 35, UU No 24/2009, dan Peraturan Pemerintah No.40/1958 tentang Bendera Kebangsaan Republik Indonesia.

Pembentangan bendera saat Upacara Detik-Detik Proklamasi di Istana Merdeka. Pengibaran dan/atau pemasangan Bendera Negara dilakukan pada waktu antara matahari terbit hingga matahari terbenam. Dalam keadaan tertentu, dapat dilakukan pada malam hari.

Bendera Negara wajib dikibarkan pada setiap peringatan Hari Kemerdekaan Bangsa Indonesia pada tanggal 17 Agustus oleh warga negara yang menguasai hak penggunaan rumah, gedung atau kantor, satuan pendidikan, transportasi umum, dan transportasi pribadi di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan di kantor perwakilan Republik Indonesia di luar negeri. 

Kini, pemerintah sering menghimbau kepada masyarakat di Indonesia untuk mengibarkan dan memasang bendera negara selama satu bulan penuh pada bulan Agustus untuk memperingati hari kemerdekaan negara.Bendera Negara juga dikibarkan pada waktu peringatan hari-hari besar nasional atau peristiwa lainnya.

Setiap orang dilarang: Merusak, merobek, menginjak-injak, membakar, atau melakukan perbuatan lain dengan maksud menodai, menghina, atau merendahkan kehormatan Bendera Negara; Memakai Bendera Negara untuk reklame atau iklan komersial; 

Mengibarkan Bendera Negara yang rusak, robek, luntur, kusut, atau kusam; Mencetak, menyulam, dan menulis huruf, angka, gambar atau tanda lain dan memasang lencana atau benda apapun pada Bendera Negara; dan Memakai Bendera Negara untuk langit-langit, atap, pembungkus barang, dan tutup barang yang dapat menurunkan kehormatan Bendera Negara.

Berkibarlah Benderaku

Berkibarlah Benderaku adalah salah satu lagu nasional dari Indonesia. Lagu ini diciptakan oleh Saridjah Niung atau lebih dikenal dengan nama Ibu Soed, dan dibantu oleh Joesoef Ronodipoero yang menjadi pimpinan Radio Republik Indonesia (RRI). Lagu ini diciptakan tahun 1947.

Lagu Kabangsaan "Indonesia Raya"




"Indonesia Raya" merupakan lagu kebangsaan Republik Indonesia. Lagu ini menjadi salah satu titik kelahiran pergerakan nasionalis di seluruh Nusantara yang mendukung ide "Indonesia" yang satu sebagai penerus Hindia Belanda, daripada dipecah belah menjadi beberapa koloni.

Lagu ini digubah oleh Wage Rudolf Soepratman pada tahun 1924 dan kemudian diperkenalkan di depan khalayak pada tanggal 28 Oktober 1928 dalam Kongres Pemuda II di Batavia (Jakarta). Koran Tionghoa berbahasa Melayu, Sin Po, edisi 10 November 1928 diterbitkan. Setelah beberapa kali mengalami perubahan, lagu "Indonesia Raya" diputar dalam upacara Proklamasi Kemerdekaan Indonesia seusai pembacaan Teks Proklamasi oleh Soekarno. Lagu "Indonesia Raya" yang gubahannya sempat ditinjau ulang kemudian diatur keabsahannya sebagai lagu kebangsaaan dalam PP No. 44 Tahun 1958. Keabsahannya sebagai lagu kebangsaan dikukuhkan lebih jauh dengan ditetapkannya amandemen kedua UUD 1945 yang memasukkan butir "Lagu Kebangsaan ialah Indonesia Raya" dalam Pasal 36B, dan juga disahkannya UU No. 24 Tahun 2009.

"Indonesia Raya" selalu dimainkan dan dinyanyikan pada upacara bendera, yaitu pada saat pengibaran atau penurunan Bendera Sang Merah Putih, terutama pada upacara Hari Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus setiap tahunnya. Bendera Negara harus dinaikkan atau diturunkan dengan khidmat serta dengan tarikan dan uluran yang diatur sedemikian agar bendera mencapai puncak tiang bendera ketika lagu berakhir. Setiap orang yang hadir pada saat Lagu Kebangsaan diperdengarkan dan/atau dinyanyikan, wajib berdiri tegak dengan sikap hormat.[4] Lagu kebangsaan "Indonesia Raya" juga wajib diputar di setiap stasiun televisi dan radio sebelum pembukaan stasiun televisi dan radio, atau antara pukul 04:00 WIB dan 06:00 WIB.

Aransemen Simfoni Jos Cleber (1950)

Secara musikal, lagu ini telah dimuliakan — justru — oleh orang Belanda (atau Belgia) bernama Jos Cleber (pada waktu itu ia berusia 34 tahun) yang tutup usia tahun 1999 pada usia 83 tahun. Setelah menerima permintaan Kepala Studio RRI Jakarta adalah Jusuf Ronodipuro sejak pada tahun 1950, Jos Cleber pun menyusun aransemen baru, yang penyempurnaannya ia lakukan setelah juga menerima masukan dari Presiden Soekarno.
Rekaman asli (1950) dan rekam ulang (1997)

Rekaman asli dari Jos Cleber sejak pada tahun 1950 dari Jakarta Philharmonic Orchestra dimainkan perekaman secara bersuara stereo di Bandar Lampung sejak peresmian oleh Presiden Soeharto sejak pada tanggal 1 Januari 1992 dan direkam kembali secara digital di Australia sejak bertepatan pada Kerusuhan Mei 1998 yang diaransemen oleh Jos Cleber yang tersimpan di RRI Jakarta oleh Victoria Philharmonic Orchestra di bawah konduktor oleh Addie Muljadi Sumaatmadja yang berkerjsama oleh Twilite Orchestra yang diletak debut album pertama oleh Simfoni Negeriku yang durasi selama 1-menit 47-detik.

Lirik asli (1928)

INDONESIA RAJA

I

Indonesia, tanah airkoe,
Tanah toempah darahkoe,
Disanalah akoe berdiri,
Mendjaga Pandoe Iboekoe.

Indonesia kebangsaankoe,
Kebangsaan tanah airkoe,
Marilah kita berseroe:
"Indonesia Bersatoe".

Hidoeplah tanahkoe,
Hidoeplah neg'rikoe,
Bangsakoe, djiwakoe, semoea,
Bangoenlah rajatnja,
Bangoenlah badannja,
Oentoek Indonesia Raja.

II

Indonesia, tanah jang moelia,
Tanah kita jang kaja,
Disanalah akoe hidoep,
Oentoek s'lama-lamanja.

Indonesia, tanah poesaka,
Poesaka kita semoea,
Marilah kita mendoa:
"Indonesia Bahagia".

Soeboerlah tanahnja,
Soeboerlah djiwanja,
Bangsanja, rajatnja, semoeanja,
Sedarlah hatinja,
Sedarlah boedinja,
Oentoek Indonesia Raja.

III

Indonesia, tanah jang soetji,
Bagi kita disini,
Disanalah kita berdiri,
Mendjaga Iboe sedjati.

Indonesia, tanah berseri,
Tanah jang terkoetjintai,
Marilah kita berdjandji:
"Indonesia Bersatoe"

S'lamatlah rajatnja,
S'lamatlah poet'ranja,
Poelaoenja, laoetnja, semoea,
Madjoelah neg'rinja,
Madjoelah Pandoenja,
Oentoek Indonesia Raja.

Refrain

Indones', Indones',
Moelia, Moelia,
Tanahkoe, neg'rikoe jang koetjinta.
Indones', Indones',
Moelia, Moelia,
Hidoeplah Indonesia Raja.

(RED) WBN 

Senin, 17 Juli 2023

Politisi Senior H Djan Faridz Dan Dubes LBBP RI Dilantik Presiden Joko Widodo Sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Presiden


JAKARTA, WBN - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) secara resmi melantik Djan Faridz dan Gandi Sulistiyanto Soeherman sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Pelantikan dilakukan di Istana Negara, Jakarta, Senin (17/07/2023) pagi.

Pelantikan dilandaskan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 63/P Tahun 2023 tentang Pengangkatan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden.

“Saya bersumpah/berjanji bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab,” ucap Presiden mendiktekan sumpah jabatan kepada para pejabat yang dilantik.

Usai pelantikan, Presiden Joko Widodo beserta tamu undangan lainnya memberikan ucapan selamat kepada para pejabat yang dilantik.

Gandi Sulistiyanto sebelumnya menjabat sebagai Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh Republik Indonesia (Dubes LBBP RI) untuk Republik Korea, sementara Djan Faridz tercatat pernah menjabat sebagai Menteri Perumahan Rakyat pada Kabinet Indonesia Bersatu II periode 2009-2014 serta sebagai pembina dari sejumlah media cetak maupun online diantaranya, mediahukumindonesia.comkoranrepublik.comwartaberitanasional.com,merdekaonline.net dan milleniumonline.website, juga termasuk media kualifikasi Internasional diantaranya, amun-ratv.com dan omikamitv.com.




Turut hadir dalam pelantikan tersebut, antara lain, Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Wiranto, Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung.
 
(DND/UN/IRF/IKSN) WBN 

Sabtu, 15 Juli 2023

Target Prioritas Utama Ketum PKN, Anas Urbaningrum 'Pecah Telur' di Senayan, Saipul Jamil : Jadilah Ketum Yang Amanah!


JAKARTA, WBN - Kabar terbaru Nusantara dari Pedangdut Saipul Jamil setelah memutuskan untuk bergabung dengan Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) dibawah Kepemimpinan Anas Urbaningrum. Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) menggelar musyarawah luar biasa (Munaslub) pada 14 Juli 2023 sampai dengan 16 Juli 2023 di Jakarta.

Munaslub tersebut menetapkan Anas Urbaningrum sebagai ketua umum (ketum).
Berdasarkan pantauan Awak Media di lokasi, terlihat Munaslub PKN hari pertama terdapat publik figur seperti Pengacara Kondang, Farhat Abbas dan juga Pedangdut Populer, Saipul Jamil.

Saipul mengatakan, bahwa dirinya bergabung dengan PKN sudah hampir dua bulan lalu.

"Saya sudah hampir dua bulan lalu, ya karena persiapan saya kemarin cukup cepat ya semuanya serba cepat, kalau saya orangnya jalani aja, jalani dulu, ya serius, setelah itu tinggal menunggu keputusan Allah aja," kata Saipul. 

Selain itu, Saipul pun menambahkan, bahwa dirinya berencana akan menjadi menjadi bacaleg untuk Jawa Barat dan Banten. 

"Rencana nyaleg antara Jawa Barat atau Banten," kata Saipul Jamil.
 
"Ya mudah-mudahan lolos verifikasi karena semua syarat sudah penuhi semua, dan tinggal menunggu verifikasi aja,"terang Saipul Jamil.

Ditanyakan kenapa bisa masuk di PKN?, Saipul Jamil menjawab," Ya kenapa enggak, kan saya warga negara juga, punya hak memilih dan di pilih," katanya di lokasi, Jumat (14/7/2023).

Lanjut Saipul," Jadi alhamdulilah ini tarawan yang baik buat saya, mudah-mudahan keberuntungan buat saya bisa menjadi wakil rakyat, mudah-mudahan Insya Allah," Imbuhnya.

Ditanyakan Awak Media tentang alasan dirinya memilih di Partai Kebangkitan Nusantara, Saipul Jamil menjawab.

"Alasannya saya kebetulan ditawari,ya..kenapa enggak namanya ditawari kan..ya kan..orang berbondong-bondong menawarkan diri ke Partai Politik, tapi ini PKN menawarkan saya untuk bergabung menjadi keluarga besar PKN..kenapa enggak," ungkapnya.

Ditanyakan tentang target kedepannya bagaimana, Saipul Jamil menjawab," Targetnya , ya sudah pasti menjadi wakil rakyat yang amanah..Insya Allah, ya," jelasnya.

Dirinya juga berpesan kepada ketua Umum terpilih agar menjadi Ketua Umum yang amanah dan juga menjadi seorang pemimpin yang dapat memberikan bimbingan kepada semua anggotanya.

"Khususnya kepada Kader-kader dan juga tentunya untuk memanjakan rakyat Indonesia,"ucapnya.

Ditanyakan mengenai Visi dan Misinya dalam mencalonkan dirinya sebagai wakil rakyat.

"Ya pasttilah Visi dan Misinya sama dengan yang lain jugalah..yakan. Mensempurnakan sesuatu yang ketinggalan..ya, terus juga memberikan yang terbaik untuk kita semua rakyat Indonesia..gitukan. Menjadi tuan rumah di Negara sendiri, membahagiakan, mencerdaskan serta memberikan kebahagiaan serta kemakmuran," terangnya.

"Karena saya dulu pernah merasakan..jamannya tuh Indonesia makmur, saya termasuk anak kelahiran tahun 80, jadi saya pernah merasakan Pemimpin yang mana sih yang bener-bener bikin nyaman hati, ternyata dulu saya pernah merasakan punya Pemimpin yang bener-bener nyaman sebagai warga, sebagai rakyat..bener-bener tuh kayaknya kedamaian, perekonomian juga..ee..kayaknya juga..ee..makmur..ya. Jaman saya kecil saya merasakan itu..harga-harga juga merah..saya pernah merasakan waktu itu Dolar 1500, pernah merasakan Dolar 1500 sekarang sudah 15 ribu..sepuluh kali lipat," papar Saipul Jamil. 

Lebih lanjut Ia menegaskan bahwa,"Mangkanya saya pengen bangat punya pemimpin kayak jaman dulu gitu (Dengan rona wajah berharap-Red), saya enggak mau menyebutkan namanya ya, merindukan Pemimpin yang bener-bener pro rakyat..itu saya kepengen bangat, nah siapa tahu ini atas izin Allah saya bisa bergabung si PKN ini, mudah-mudahan terpilih, semoga keinginan saya untuk mengembalikan Indonesia sama temen-temen PKN yang lainnya bisa terwujut, seperti ..ee..Indonesia jaman dulu..makmur, bahagia tidak ada pertikaian, saling menghormati, tidak adanya yang seperti sekarang ini..Domba..yakan terus juga dibilang..ee..apatuhsebutannya ya..ee..po po gitulah, pokoknya seperti itulah," tutur Saipul Jamil menegaskan.

Dirinya juga berharap hadirnya PKN dapat membangkitkan Indonesia menjadi negara yang hebat, tidak mudah terprovokasi dan tidak mudah di jajah oleh orang-orang yang bukan bangsa sendiri.

"Kan PKN Partai Kebangkitan Nusantara, semoga memang bener-bener kita bangkit lagi jadi bangsa yang hebat...bangsa yang hebat dan bangsa yang tidak mudah terprovokasi dan bangsa yang tidak mudah di jajah oleh orang-orang yang bukan bangsa sendiri," tegasnya.

Saipul Jamil pun menyampaikan, bahwa dirinya sekarang punya nama panggung baru.

"Panggil saya sekarang King Saipul Jamil ya, nama panggilan baru saya," katanya.

Saipul Jamil juga menyampaikan bahwa dirinya masuk dalam Dapil Gombang.

"Pokoknya sayamah Dapil mana saja, bagi saya yang panting Indonesia," pungkas Saipul Jamil (Seraya tertawa).

Pecah Telur di Senayan Menjadi Target Prioritas Utama





Sementara Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) terpilih  periode 2023-2028 Anas Urbaningrum mengaku optimistis partai-nya bisa "Pecah Telur" meloloskan calon anggota legislatif (Caleg) PKN ke Senayan pada edisi perdananya mengikuti Pemilihan Umum (Pemilu).

"Harus semua partai, termasuk PKN, pasti harus berpikir berjuang keras untuk pada kesempatan pertama ini bisa pecah telur, bisa lolos threshold di Senayan," kata Anas kepada wartawan usai dirinya ditetapkan sebagai Ketum PKN di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Jumat (14/7/2023) malam.

Anas mengaku target tersebut merupakan hal yang berat bagi pihaknya. Akan tetapi, ia yakin target tersebut bisa dicapai oleh PKN dengan strategi yang tepat dan benar.

"Itu angka yang berat, saya harus katakan itu angka yang berat, tetapi angka yang berat itu bukan berarti tidak bisa dipikul tidak bisa diangkat, tidak bisa untuk dicapai, angka itu angka yang dengan strategi yang tepat dan benar, insya Allah kami yakin bisa tembus," ucapnya.

Ia menyebut PKN akan mempersiapkan strategi politik dan caleg dengan matang, baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Menurutnya, dengan cara itu PKN akan menghasilkan anggota parlemen di semua level.

"Dengan caleg-caleg yang cukup baik dalam kuantitas maupun kualitas dan strategi pemenangan yang baik, kami yakin akan menghasilkan anggota anggota parlemen di semua level," ucap dia.

Lebih lanjut, dalam pidato perdananya sebagai Ketum PKN, Anas mengatakan bahwa kader PKN memiliki optimisme kolektif. Ia menyebut optimisme tersebut menjadi kekuatan partai untuk mencetak sejarah pada Pemilu 2024.

"PKN tahun depan, pasca-pemungutan suara, insya Allah, 14 Februari 2024, akan tercatat dalam sejarah republik ini bahwa partai yang paling baru, yang paling muda usianya, tetapi punya prestasi yang tidak kalah dengan partai-partai yang lebih senior," katanya.

Anas Urbaningrum resmi terpilih dan ditetapkan sebagai Ketum PKN dalam musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) PKN yang digelar di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Jumat (14/7) malam.

"Musyawarah luar biasa telah memilih dan menetapkan saudara Anas Urbaningrum sebagai Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara periode 2023-2028," kata pimpinan sidang pleno Munaslub PKN.


(Supriyadi) WBN 

Rabu, 28 Juni 2023

Lagu Dewa 19 Feat Jeff Scoot Soto Dilaunching Ahmad Dhani Corp, Indra Putra : Cari Uang Dari Jualan Musik Dan Video Klip


JAKARTA, WBN – Ahmad Dhani Corp mengadakan jumpa pers dalam acara launching lagu Dewa 19 Feat Jeff Scoot Soto (Bohemian Rhapsody & Rosanna) sekaligus dapat menyaksikan eksklusif  VideoLegend.TV Digital Music Television pertama di dunia yang diadakan di Hotel 101 Urban Kebon Sirih Jakarta pada tanggal 27 Juni 2023.
 
Indra Putra sebagai Founder Mydio Tech seusai mengikuti press conference launching Dewa 19 Feat Jeff Scoot Soto mengatakan pada Awak Media bahwa, “Kita melihatnya bahwa memprofit itu perlu adanya kemudahan akses terhadap user maupun terhadap baladewa dan baladewi tentunya fansnya Mas Dhani. Kita juga melihat bahwa ternyata yang paling cocok adalah web base, bukan di aplikasi seperti yang ada di masyarakat. Meskipun tidak menutup kemungkinan kedepan bakalan ada. Sekarang ini kita coba yang lebih mudah. Kalau saya lihat dari tujuan dari Mas Dhani idenya adalah untuk menambah uang terhadap musik terutama video klip, kalo dulu jaman beliau tumbuh dengan MTV dan sebagainya. Mungkin sekarang dengan adanya teknologi yang lebih mudah dan sebagainya dihadirkanlah keinginan beliau untuk menghadirkan sebuah platform yang bisa dinikmati oleh masyarakat luas seperti beliau dulu menikmati," tuturnya.
 
"Jadi kalau saya bilang bedanya tadi mengenai apakah ini akan bersaing, sepertinya bukan karena menurut saya malah menambah poin didalam industri musik itu sendiri, sehingga banyak pilihan buat masyarakat yang ingin menikmati musik terutama fansnya dewa dan fans mas Dhani. Memang yang kita persiapkan itu adalah streaming dalam arti back end dimana kita menggunakan CDN yang ada banyak platform yang sudah beredar di Indonesia yang streamingnya. Kita menggunakan teknologi yang sama, kalau platform back end kita adalah mydio box dari mydio tech. Mengenai kedepan bisnisnya mungkin lebih ke Mas Dhani karena Mas Dhani yang punya brand VideoLegend.tv jadi mungkin mas Dhani yang lebih tahu arahnya kemana. Itu semua video-video yang dikurasi oleh Mas Ahmad Dhani dan saya pribadi melihatnya kedepan kemungkinan itu balik lagi ke mas Dhani yang lebih mengerti. Kalau kita bicara musik beliau yang paling tahu kebutuhan atau permintaan masyarakat terhadap musik," papar Indra.
 
"Harga dipasaran Mas Dhani patok di Rp. 45.000/bulan seperti di premiumnya Youtube dengan project kolaborasi idealismenya dari Mas Dhani. Jika ada permintaan untuk di Aplikasi Android atau IoS kita akan provide karena kita juga punya sebenarnya yaitu Dewa 19 Super Apps untuk App Karaoke lagu-lagu Dewa 19 dan sebagainya. Kita melihat untuk streaming musik 24 jam lebih bagus pakai web base daripada aplikasi begitu juga buffering itu tergantung Back End dimana kita menggunakan CDN yang cukup bisa mumpuni untuk kita anggap bisa menjamin kestabilan itu. Kita menggunakan teknologi back end yang kita sebut dengan serverless. Mudah-mudahan tidak overload atau sebagainya, sebelum launching kita sudah lakukan ujicoba selama satu tahun yang software kita build di Indonesia dan ini salah satu karya anak bangsa, kalau di Singapore biasanya servernya hanya bagian services karena di Indonesia masih banyak server yang cukup bagus. Kalau software dibuild memory power system dan pengontrolan segala macam harus dari kita sendiri dan servernya di cloud tapi yang undernya di Singapore,"ungkapnya.
 
Lanjutnya,"Royalty dalam konteks konten yang dibuat Mas Dhani seperti VideoLegend dan sebagainya itu konteksnya adalah VDR dalam arti perusahaan rekaman mas Dhani dengan pihak perusahaan rekaman. Plaform itu hanya mendistribusi tapi distribusinya ada agreement VideoLegend," imbuhnya.
 
"Harapan dari acara launching ini mudah-mudahan kedepannya menginspirasi anak muda kita dalam teknologi dan semakin bergairah dalam mengembangkan platform-platform yang menurut mereka mungkin perlu diisi tanpa harus melihat contoh dari luar. Saya sendiri kalau boleh saya katakan sebenarnya anak-anak muda kita itu punya ide kreatif yang cukup bagus dalam mengembangkan aplikasi. Jadi saya berharap akan tumbuh terus," tutupnya.
 
Adapun Ahmad Dhani dalam presscon nya dihadapan Media TV Elektronik dan Online mengatakan bahwa, "Karena kami, Dewa 19 itu penggemar Queen dan Toto yang memang jadi inspirasi kami,” kata Ahmad Dhani saat menggelar konferensi pers di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (27/6/2023).
 
Mengenai izin untuk menggunakan lagu tersebut, Ahmad Dhani mengaku telah royalti kedua lagu tersebut dengan merogoh kocek sebesar Rp 60 juta.
 
”Bohemian Rhapsody itu bayar royalti di depan itu Rp 40 juta, Rosanna bayar royalti di depan Rp 20 juta. Mereka punya perwakilan dari sini, karena kami, Dewa 19 itu penggemar Queen dan Toto yang memang jadi inspirasi kami,” beber Ahmad Dhani.
 
Ahmad Dhani mengaku bahwa Ia juga wajib membayar royalti untuk kedua lagu itu. Hal itu disebabkan dirinya mengunggah lagu Bohemian Rhapsody dan Rosanna di platform digital miliknya.
 
"Jadi selama lagu itu dijual di platform digital atau di mana pun, kami wajib bayar royalti setelah terlampaui dari Rp 40 juta untuk Bohemian Rhapsody dan Rp 20 juta untuk Rosanna," terang Ahmad Dhani.



 
Sebagaimana diketahui Bohemian Rhapsody merupakan lagu dari Queen yang ditulis oleh Freddie Mercury atau Farrokh Bulsara pada album A Nightmare at the Opera (1975). Lagu berdurasi hampir enam menit itu meraup sukses besar dan menjadi salah satu single terlaris sepanjang masa di Inggris.Bahkan lagu tersebut juga masuk ke dalam Grammy Hall of Fame pada 2004 dan diangkat menjadi judul film biopik dari band tersebut pada 2018 yang berhasil meraih 4 piala Oscar.
 
Sementara Rosanna adalah lagu yang ditulis oleh David Paich dan menjadi single mereka untuk album Toto IV pada 1982. Rosanna berhasil mendapatkan Grammy Awards untuk kategoru Record of the Year pada 1983 dan juga mendapat nominasi di Song of the Year namun kalah dari Always on My Mind.

(Taufan) WBN 

Minggu, 25 Juni 2023

RDTR Tak Kunjung Selesai, Bupati, Plt Dan PJ Bupati Kab.Bekasi Beserta SKPD Terkait Dianggap Tak Miliki Kapasitas


KABUPATEN BEKASI, WBN - Persoalan terkait banyaknya Fasos-fasum baik Perumahan tingkat Elite Class, Middle Class maupun Grassroot Class yang belum juga ada itikad untuk menyerahkan dari pihak Pengembang ke pihak Pemkab Bekasi menjadi dilema dan momok yang menjadi salah satu tolok ukur terhambatnya laju pembangunan serta peningkatan perekonomian masyarakat di Kabupaten Bekasi, akibat dari kinerja Bupati, Plt dan PJ Bupati Kabupaten Bekasi beserta SKPD terkait dan jajarannya yang sebelumnya maupun saat ini dinilai, lamban,melehoi dan bahkan lalai dalam menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan Tupoksinya, sehingga melampaui Deadtime yang sudah di tetapkan Pemerintah Pusat.

Hal tersebut di ungkapkan oleh Anggota DPRD Jawa Barat dari fraksi PKS komisi II, H. Faizal Hafan Farid, S.E., M.Si saat melakukan anjangsana dengan bertandang ke kediaman Kades Sukarukun, Karnada pada (24/06/2023) Siang guna mempererat hubungan baik pribadi maupun Institusi berkelanjutan dalam silaturahmi yang di lakukan Faisal tersebut.
 
" Tergantung perjanjian dan modelnya, bisa aje die punya satu alibi perumahan itu di bagi-bagi dalam penyerahannya, yang ini 10 tahun, yang ini 15 tahun, yang ini 20 tahun, yang ini gak bakal diserahin karena ini masih ada kewenangan dia untuk masa depan sehingga yang sepadan jalan diserahkan, bawahnya engga...bisa begitu," katanya

Disinggung tentang Delta Mas yang sampai saat ini tidak juga menyerahkan Fasos-fasumnya terhadap Pemerintah Daerah kendati perumahan tergolong elite tersebut dapat juga di sebut sebagai icon Pemkab.Bekasi, dimana keberadaannya di lokasi central yang berada di longkungan sekitar Pemkab Bekasi.

"Kebetulan juga saya barusaja kemaren, orang dari salah satu perumahan pengembang terbesar, saya tinggal di Cikarang Baru, itu baru aja ngobrol dengan saya, karena dia cerita tentang penyerahan Fasum Fasos jalan tapi tidak semuanya diserahkan itu menjadi persoalan, saya tanya..mana ente punya aturannye gimana, nah dibawa tuh berbagai macem, ternyata banyak pasal yang abu-abu bang,"ungkap Faisal.
 
Lanjutnya,"Abu-abu artinya pasal karet yang bisa dibawa kesini-bisa di bawa kesana, tergantung pada situasi yang terjadi, nah itu saya rasa akan sulit cerita masalah gitu, karena semua ada aspek hukumnya yang musti di tempuh," sambungnya.
 
Terkait Fasum Fasos Delta Mas yang beberapa telah di gunakan untuk Mako Brimob seluas kurang lebih 4 Hektar dengan ketetapan selebihnya yang tidak ada kejelasan. Anggota Komisi II DPRD Jabar dari Fraksi PKS tersebut menceritakan.
 
"Dulu saya pernah tahun 2006 ngurusin di perumahan saya yang di Cikarang Baru. Ada satu Cluster luas Fasum Fasosnya hampir 10.000 dan tiba-tiba di jadiin kawasan perumahan, yang lainnya di pindahin ke tempat lain. Apa dalihnya,"Kan pak kitakan Kawasan yang penting 60-40 nya terjadi, mau saya pindahin kemana-kemana gek no problem kan komposisinya bener, itu juga dalih Delta Mas begitu,"Kitakan Kawasan"," tegasnya.

Ditanyakan tentang pandangan terhadap aturan Tata Ruang di Kabupaten Bekasi dengan segala pernak-perniknya, Anggota DPRD Jawa Barat dari fraksi PKS komisi II mengungkapkan bahwa.

"Tata Ruang Kabupaten Bekasi permasalahannya RDTRnya belon ada, dari tahun jebot itu rencana kaga jadi-jadi, Rencana Detil Tata Ruang yang diturunkan pada Rencana Detil Tata Ruang tingkat Kecamatan, di bawahnya RTRW, misalnya dalam Blok itu tertulis, ini kawasan hijau, kawasan merah...bener itunye besarkan tapi di kecilkan lagi merahnya, kan otomatis ada Kecamatannya..ada Desanya mana aja Desanya yang di maksud dengan merah, itu RDTR namanya Rencana Tata Ruang Tingkat Kecamatan, taruhlah kalau Desa terlalu jauhlah..terlalu detil, ini Kecamatan..itu kaga pernah jadi-jadi bang, sampai saat ini...yang ada hanya Blok-blok aja, wilayah 1, wilayah 2, nah baru sampai itu setahu saya, itu persoalan yang akhirnya pengembang atau masyarakat yang mau mengembangkan wilayah itu jadi bingung, akhirnya main kucing-kucingan, yang berani, yang apa.. ayo, Itu persoalan Bekasi Intinya, lah belon ada RDTR," tutur Faisal.
 
Lebih dalam lagi Ia mengungkapkan bahwa,"Kemaren kita kebetulan habis ngurusin RTRW, karena saya orang Bekasi, persoalan pertama yang kita pikirin adalah "Lahan Abadi" tentang Pertanian, kan sekarang banyak di Bekasi tentang Pertanian berubah jadi Perumahan, Jadi kemaren saya sengaja dateng bertemu sama pak PJ, kita nagih mana bukti tentang RDTR yang terkait dengan luas "Lahan Abadi" yang memang jadi target nasional, Bekasikan menjadi lumbung padi nasional, lumbung padi Jawa Barat juga, harusnya kita punya lahan yang di patok yang engga boleh di ganti apapun," ungkapnya.

"Kitatuh sawah yang awalnya 85 ribu hektar tahun 2004 saya di Dewan Bekasi,sekarang tinggal 35 ribu hektar, lah pada kemana itu," sambungnya.

"Kan RDTR itu penjelasan dari Visi Misi Bekasi ini mau jadi apa?, kan di jabarkan dalam Tata Ruang, apakah mau menjadikan Industri, apakah mau memajukan sawah atau Pertanian, berapa bannyak, Perumahannya berapa banyak, kan dari Visi Misi, tetep yang 35 ribu hektar itu "Lahan Abadi" dan Bekasi sudah mengajukan, sebab satu-satunya yang belon punya RDTR yang di sahkan dengan Paripurna "Lahan Abadi" itu Bekasi, mangkanya saya dateng khisis kemaren ketemu pak PJ Dhani Ramdan nah baru di kasih akhirnya rapatkan, masih bingung die, coba pak pikirin jalan keluarnya, akhirnya ketok palu ditetapkan sudah, kalau engga salah 30 ribu terakhir..jadi itu enggak boleh dirubah," ungkapnya

Faisal menegaskan bahwa," Kabupaten Bekasi belon punya RDTR, ditanya ke PJ juga "Belon punya," jawabnya, Tata Ruang Bekasi aja masih belon ajeg, RDTR mah sejak jaman Bupati Neneng juga belon ada di dua periode lalu sampe sekarang, RDTR lebih spesifik, supaya engga jadi rebutan, memang masing-masing ada keuntungan dan kerugiannya, kalau ditetapkan begitu membantu semua karenakan jelas, tapi kalau terlalu jelaskan kalau ada pengembang yang pengen ada ini itu kan repot, karena ditahan tidak boleh, tapi iru semua dapat di hancurkan kalau Program Strategis Nasional (PSN) masuk disittu," tegasnya.

"Jadi intinya Tata Ruang di Kabupaten Bekasi masih belon beres, kan ngegantung kemaren, belon sempet kita memfinalkan Tata Ruang Bekasi, tiba-tiba aturan baru sudah turun lagi RDTR baru dari Provinsi yang di baru sahkan, jadi masuknya Kinerja Pemkab, Pemkab sebelumnya juga jadi kendala disitu, jadi kinerja Pemkab Lamban," tandas Faisal.




Dirinyapun kembali menekankan bahwa, "Intinya Kabupaten Bekasi sampai dengan saat sekarang ini belon mempunyai Tata Ruang Detil, disebut RDTR turunan dari Tata Ruang RTRW, nah kondisinya mungkin terkait dengan masih berprosesnya pembentukan Peraturan Daerah di tingkat Kabupaten Bekasi, tapi karena yang membuat kewenangan itu berganti-ganti sehingga Bekasi sampai saat sekarang belon menyelesaikan Tata Ruang yang seharusnya sudah du sahkan sejah setahun yang lalu. Akibatnya belon selesai yang  setahun ini sudah ada aturan lagi yang mengelola tentang pengelolaan aturan yang baru, jadi terkesan tumpang tindih akhirnya, mudah-mudahan ini di tahun yang sekarang ini bisa diselesaikan Tata Ruang Bekasi dulu secara menyeluruh baru kemudian di tunggu untuk detil Tatar Ruang yang mesti juga di selesaikan, Kinerja Pemkab kurang optimal dan lamban kemungkinan terjadi karena dua hal, pertama, pergantian kepemimpinan itu mempengaruhi pola kerja dan kinerja juga, berganti kepemimpinan maka berganti juga yang melakukan kebijakan, yang kedua, memang proses ini tidak di seriusilah, pada saat kesempatan ada tapi tidak di seriusi sehingga menjadi terlambat semuanya," tekan Anggota DPRD Jawa Barat dari fraksi PKS komisi II.
 
" Prioritas Pemerintah sekarang adalah menyelesaikan Tata Ruang secara sempurna sampai ke tingkat RDTR untuk kemudahan kita atau masyarakat pelaku usaha dan bisnis memanfaatkan Tata Ruang di Bekasi," pungkas H. Faizal Hafan Farid, S.E., M.Si.
 
(Joggie) WBN 

Minggu, 18 Juni 2023

Dr.Friedrich Max Rumintjap Tegaskan, Devisa 11,5 M USD Setara 170 Triliun Hilang di Indonesia Akibat 'Fasilitas Pelayanan Minim'



JAKARTA, WBN - Lembaga Akreditasi Fasilitas Kesehatan Indonesia (LAFKI) menggelar Pertemuan Ilmiah Fasilitas Kesehatan Indonesia (PIFKI) ke I di Hotel Borobudur Jl. Lapangan Banteng 1 Jakarta Pusat, Jumat - Sabtu 16-17 Juni 2023. Kegiatan PIFKI ini dilaksanakan dalam rangka menyambut HUT ke-3 LAFKI.

Ketua Umum Lembaga Akreditasi Fasilitas Kesehatan Indonesia (LAFKI) dr. Friedrich Max Rumintjap, Sp. OG. (K) MARS, FIHFAA, secara resmi membuka acara ini, Jumat (16/6/2023). Dimana kegiatan PIFKI ini mengangkat tema 'Peningkatan Mutu Fasilitas Kesehatan Sebagai Dampak Akreditasi'.

"LAFKI menggelar Pertemuan Ilmiah Fasilitas Kesehatan (PIFKI) ke I dalam rangka peningkatan mutu fasilitas kesehatan di semua Rumah Sakit Pemerintah, Rumah Sakit Swasta, Puskesmas, Klinik Kesehatan dan layanan kesehatan lainnya. Hadir sekitar 1000 peserta dari seluruh Indonesia untuk mengikuti acara PIKFI ini," kata dr. Friedrich sapaan akrabnya di sela-sela acara didampingi dr. Benny H. Tumbeleka, SPOT, MHKes, SpKP MARS, FIHFAA Ketua Panitia Pelaksana PIKMI.

Menurutnya, kegiatan PIFKI ke I ini juga dalam rangka menyambut HUT ke 3. LAFKI turut mengundang Menteri Kesehatan RI Ir. Budi Gunadi Sadikin, CHFC, CLU, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno, B.B.A., M.B.A, dan Direktur Utama BPJS Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, M.Sc, Ph.D. Hadir juga para pakar di bidangnya, di antaranya beberapa Guru Besar lainnya.

"Tujuan kegiatan PIFKI ini dilakukan untuk menjadikan fasilitas kesehatan di Indonesia memiliki standar tinggi pada tingkat nasional maupun internasional. Kalau standar mutunya naik tidak perlu lagi orang Indonesia berobat keluar negeri, cukup ke Rumah Sakit di Indonesia," ujar dr. Friedrich.

Adapun kata pria asal Sulawesi Utara ini, Visi dari kegiatan PIFKI ini, yakni untuk membantu pemerintah dalam mencapai tujuan kesehatan nasional melalui akreditasi terhadap fasilitas kesehatan di Indonesia. Dan juga memberikan informasi kepada masyarakat dan pengguna jasa lainnya, tentang kualitas dan kemampuan fasilitas Kesehatan.

"Pertemuan ilmiah ini juga sangat bermanfaat dalam peningkatan pelayanan kesehatan rumah sakit yang bagus dan merupakan faktor penting dalam menciptakan ketahanan kesehatan nasional," jelas dr. Friedrich.

Karena sangat pentingnya pelayanan Kesehatan rumah sakit yang bagus untuk seluruh masyarakat Indonesia. Tentu kata dr. Friedrich seluruh fasilitas Kesehatan di Indonesia memerlukan perbaikan dari hulu ke hilir, terhadap ekosistem pelayanan kesehatan di negeri ini.

"LAFKI juga menemukan beberapa permasalahan pelayanan kesehatan rumah sakit di Indonesia masih sangat beragam. Misalkan saja perkembangan teknologi alat kedokteran yang begitu cepat. Di satu sisi, perilaku provider masih belum berubah, karena tuntutan pasien yang menginginkan kenyamanan pelayanan," imbuhnya.




Kata dr. Friedrich, masalah fasilitas Kesehatan di Indonesia ini, tentunya perlu dicegah dan dihilangkan. Agar masyarakat yang memilih untuk berobat ke luar negeri dapat ditarik kembali dengan memberikan kenyamanan berobat di negeri sendiri.

"Akibat kurangnya pelayanan Kesehatan yang memadai ini, Indonesia kehilangan devisa sebesar 11,5 M USD atau setara dengan 170 triliun selama 1 tahun. Hal ini akibat masyarakat berobat ke luar negeri yang seharusnya dapat dialihkan untuk membangun pelayanan kesehatan yang lebih baik," ungkapnya.

Tentunya untuk mengatasi permasalahan tersebut perlu usaha yang luar biasa dari pemerintah. Mulai dari kebijakan kesehatan yang adaptif dengan perubahan dan membangun kembali peradaban baru, yaitu pelayanan kesehatan yang bermutu serta berorientasi global.

"Dengan adanya permasalahan tersebut, LAFKI merasa bahwa masih diperlukan sinergitas komprehensif yang didukung penuh pemerintah. Leading sector Kementerian Kesehatan didukung kementerian terkait, pemerintah daerah, serta dunia usaha lainnya," pungkas dr. Friedrich.

Dalam acara ini digelar Bazar UMKM di bidang kesehatan dan promosi layanan kesehatan. Tampak para peserta ikut hadir meninjau ke stand-stand dan tenan-tenan acara Bazar UMKM.
 
(Budiman) WBN 



BERITA TERUPDATE

Cegah Ancaman, Imunisasi Polio Gratis Digelar Pos Beoga Satgas Yonif 323 Buaya Putih Dan Puskesmas di Kabupaten Puncak

PAPUA TENGAH, WBN - Penyakit polio masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat, terutama di daerah-daerah terpencil dan pedalaman...

BERITA TERKINI